liputantoday.com
Berita Aktual Independent
Foto Iklan Atas

Kapolda D.I.Y : Bhabinkamtibmas Kunci Untuk Mencegah Paham Radikalisme di Mayarakat

228
LiputanToday.Com (D.I.Yogyakarta) – Kapolda D.I. Yogyakarta Irjen Pol Drs. Ahmad Dofiri. M.Si pimpin Apel Besar Dalam Rangka Pelantikan President 2019 dan Pemberian Penghargaan Kepada Bhabinkamtibmas dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan juga Kepala Desa di Mapolda D.I. Yogyakarta Jl. Ringroad Utara, Sleman, Yogyakarta, Kamis (10/10).

Kapolda DIY Irjen Pol Drs. Ahmad Dofiri M.Si mengatakan usai Apel Besar dan pemberian penghargaan Bhabinkamtibmas dan 3 pilar terbaik, pemberian penghargaan tersebut menjadi penting dikarenakan perkembangan isu radikalisme dan intoleransi masih banyak terjadi ditengah-tengah masyarakat.

“Tiga pilar tadi kunci daripada menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Jadi tidak ada nanti. Istilah perang antar kampung kemudian juga lain-lainnya perselisihan diantara tengah masyarakat,” terang Kapolda.

Keberadaan Bhabinkamtibmas, lanjutnya, menjadi sesuatu yang sangat indah fundamental untuk menyelesaikan berbagai permasalahan mulai dari level yang paling bawah.

“Jadi kalau tiga pilar mulai dari kepala desa bisa menyelesaikan itu ya, bisa juga pendekatan-pendekatan dengan masyarakat dengan baik, mudah-mudahan permasalahan itu tidak sampai muncul mencuat ke permukaan yang lebih luas lagi,” ujarnya.

Selain mencegah permasalahan yang ada, kapolda menyampaikan bahwa kinerja personil Bhabinkamtibnas menjadi lebih transparan. Dikarenakan Polda DIY mempunyai aplikasi e-Binmas yang dapat melihat keaktifan seluruh kegiatan anggota.

“Sistem pelaporan semua kegiatan bhabinkamtibmas sehari-harinya itu bisa dilihat dari pelaporan aplikasi Android melalui HP-nya,” katanya.

“Sehingga kapanpun dia melaksanakan kegiatan selama 1 x 24 jam itu akan termonitor langsung dan hari ini periode mulai bulan Juli sampai September tadi ada tiga Bhabinkamtibmas yang mendapatkan penghargaan, karena apa karena kegiatannya terpantau sangat tinggi sekali, meliputi sambang, kemudian penyuluhan, maupun problem solving,” tutup Kapolda. (Red).

Translate »