MBG Zonk di Desa: Janji Rp900 Juta/Bulan Mentah, Duitnya Balik ke Kota

LiputanToday.com -JAKARTA– Program Makan Bergizi Gratis yang dijanjikan jadi mesin ekonomi desa terbukti *zonk*. Data KPK 2025 menunjukkan *perputaran uang di daerah di bawah 5%*. Sisanya balik ke kantong pemasok perkotaan.

Pengamat sosial dan pendidikan Taufiq Rachman menyebut kondisi ini mengecewakan.
“Pemerintah cuma omon-omon. Perputaran ekonomi daerah program MBG masih sangat minim,” katanya, Kamis [22/5/2026].

Angka ini bertolak belakang dengan klaim Presiden Prabowo. Ia pernah mencontohkan satu desa dengan 3.000 penerima MBG bisa memutar uang *Rp900 juta per bulan*. Realitanya, keterlibatan pelaku lokal nyaris nihil.

KPK mencatat:
– *Hanya 1,4%* pemasok MBG berasal dari koperasi atau BUMDes
– Dari *40.433 pemasok*, baru *18 entitas* koperasi/BUMDes yang terlibat
– *17.300 SPPG* beroperasi, tapi uangnya tetap mengalir ke kota