Merasa Dilecehkan Profesinya, Puluhan Wartawan Lapor ke Polres Batu

Hal senada juga disampaikan salah satu wartawan yang tergabung di group WA FWB, Putut Priyono, ST. Ia mengaku juga merasa dilecehkan dengan tulisan tersebut.

“Kami sangat menyayangkan adanya tulisan di grup WA FWB yang mendeskreditkan profesi wartawan itu seolah-olah suka meminta-minta. Terus terang kami tersinggung sekaligus kecewa, dan wajar saja jika rekan-rekan seprofesi dengan kami melaporkan kejadian tersebut,” terang Putut.

Ia berharap, hal tersebut dilaporkan ke polisi agar bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak dan bisa menghargai serta menghormati profesi seorang jurnalis.

“Supaya ke depan tidak menjalar dan menimpa semua wartawan. Tidak lagi menghina dan melecehkan profesi wartawan dengan seenaknya sendiri,” tandas dia.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Batu, AKP Anton Widodo, SH, yang menerima laporan dari para jurnalis, mengatakan diperlukan tindakan penyelidikan dahulu secara mendalam.

“Kami akan menyelidiki dahulu. Namun, kami juga berkoordinasi dan mendatangkan ahli bahasa. Jika memang ahli bahasa mengatakan bahwa itu memang bahasa melecehkan, maka otomatis kami bakal meningkatkan ke proses penyidikan kepada yang bersangkutan (terlapor)” jelasnya.

Perwira polisi ini juga menambahkan, siapa pun tidak boleh melecehkan profesi seseorang. Apa pun profesinya, sepanjang tidak melanggar hukum, tetap harus dihormati.

“Terlebih pekerjaan sebagai seorang jurnalis, profesi yang sangat mulia sekali. Jadi, seharusnya tidak serta merta dilecehkan maupun dihina,” pungkasnya. (Dien/Risma).