“Kita Ingin pemuda-pemudi hari ini harus berani menentukan sikap dan Berpolitik Tanpa Basa-Basi,” tegas Martinus.
Pemuda jangan mau di marjinalkan, diberi peran pinggiran dalam perubahan peradaban. Kerena itu pemuda wajib eksis, mandiri, baik di bidang ekonomi, pendidikan maupun dalam politik. Jika pemuda lemah di pastikan deyut nadi negeri berhenti. Pemuda harus menjadi Agen perubahan. Ungkap Martin
Sebagai Penutup Diskusi, Eko mengajak para Pemuda di Sumba Timur untuk Segera Mengambil Peran dalam Politik.
“Kita akan menghadapi Pesta Demokrasi Tahunan 2024 mendatang yang akan penuh intrik dan sarat polarisasi, untuk itu kita sebagai mahasiswa wajib hukumnya menjadi magnet yang menghadirkan lebih banyak lagi pemilih rasional untuk pesta demokrasi yang lebih menyenangkan dan tetap terjaga yang namanya persatuan dan kesatuan,” tutup Eko, Ketua Umum DPP PMI.








