“Peserta pelatihan berjumlah 80 orang. Sebagian besar adalah ibu rumah tangga yang kurang mengenal teknologi digital. Pelatihan penggunaan aplikasi online shop bertujuan agar pemasaran produk UPPKS menyesuaikan di era digital,” Ungkap Arisul.
Selain itu, Sekretaris Disdalduk KB, Hamdi menyampaikan bahwa pemateri juga memperkenalkan dan mengajarkan penggunaan aplikasi marketplace melalui aplikasi Bukalapak.
“Selain melatih berjualan online, pemateri juga mengajarkan memanajemen keuangan bisnis. Karena uang wirausaha, kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan lain harus dipisah agar profesional,” Ujar Hamdi.
Dia menegaskan, jika mereka sudah profesional, mereka mudah untuk maju dan mandiri. Tentu saja mereka harus berproses dari bawah. Oleh karenanya mereka membutuhkan motivasi dari berbagai pihak.
Ketua LPPM Upgris, Arisul Ulumudin, menambahkan, produk peserta UPPKS sangat beragam dan berkualitas. Mulai dari kuliner, kerajinan, hingga bahan olahan semuanya ada. Oleh karenanya mereka harus dibimbing dalam hal pemasaran.








