LiputanToday.Com (KENDAL) – Provinsi Jawa Tengah dinilai memiliki potensi tinggi dalam peningkatan daya saing dibidang UMKM, melalui hal itu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendapat instruksi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk mendukung hasil UMKM masuk di pasar Internasional.
Produk Furniture merupakan produk yang saat ini sedang didorong untuk mampu memenuhi pasar Internasional, Teten Masduki menyebut jika ingin masuk dalam Pasar Internasional harus mengutamakan kualitas barang.
Lebih lanjut pihaknya menyebut, teknologi harus dapat disetarakan. Melalui hal itu Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal (Polifurneka) yang didukung dengan peralatan modern dinilai mampu untuk menjadi peningkatan kualitas produksi Furnitur yang ada di Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah.
“Jika ingin bersaing dengan produk luar negeri, kita harus masuk ke teknologi yang tinggi dan setelah saya lihat Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) yang ada di Kendal ini mampu untuk memenuhi persyaratan itu semua, agar menjadi bagian dalam peningkatan kualitas dan Sumber Daya Manusia (SDM),” Terang Teten Masduki setelah meninjau Politeknik Furniture Kendal, Jumat (25/01/2020) Pagi tadi.
Adapun terdapat gagasan jika Menteri Koperasi dan UKM akan membentuk satu rumah Produksi di Jawa Tengah, hal tersebut karena Jawa Tengah dinilai berpotensi tinggi bagi pelaku UKM, bahkan Jateng masuk dalam kategori daerah Central pengembangan UKM dengan beberapa daerah yang dinilai memiliki potensi seperti Solo, Sukoharjo, Jepara, Jogja dan salah satunya di Kendal.
Menilai hal itu pihaknya meminta agar Politeknik Furniture Kendal dapat berperan lebih terutama membantu dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimulai dengan mendekatkan diri ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).








