LiputanToday.Com (Sulawesi-Tengah) – Respon serta klarifikasi Perusahaan PT. MAN yang merupakan sub kontraktor dari PT. ANI atas apa yang diberitakan media pada Rabu, (31/03/2021) lalu.

 

Direktur Produksi PT. MAN, Pak Heri yang ditemui awak media (01/04/21) sekitar pukul 11.00 Wita menjelaskan, “Terkait tuduhan penggusuran lahan pertanian di Kelurahan Kalaka, Kami pihak PT. MAN tidak mengetahui hal itu dan itu bukan perintah kami, Itu inisiatif Pak Kasim yang sebelumnya sudah kami bebaskan lahannya untuk pembangunan Workshop kami.

Menjawab pertanyaan kejelasan status PT. MAN, perusahaan kami baru berjalan 5 bulan, alamat kantor kami sementara ini bersebrangan dengan Kantor Camat Bunta, menunggu selesainya kantor resmi kami yang saat ini dalam tahap pembangunan dan Insya Allah 2 bulan lagi akan ditempati. tambah Heri.

Pak Kasim, warga Kelurahan Kalaka yang saat itu berada di Kantor PT. MAN membenarkan, “Ini inisiatif saya bukan perintah PT. MAN, lahan itu saya hanya bersihkan, karna letaknya berada ditengah dan agar jelas batas batasnya, maka saya minta bantuan alat berat agar dibersihkan seluruhnya”.

Dan dari lahan yang dibersihkan itu, tambah Kasim, sebagiannya rencana akan saya wakafkan untuk Pembangunan Mesjid dan saat ini masih dalam tahap pondasi serta semua anggarannya bersumber dari PT. MAN.

Heri menambahkan lagi, Kami Pihak PT. MAN berencana dalam waktu dekat ini akan meminta pihak kepolisian untuk memfasilitasi dan mengundang semua pihak terkait guna memediasi persoalan ini. (AR).

Berita Terbaru