Berikut isi puisi tersebut, “Kepergianmu tentu akan membawa duka mendalam bagi kami, namun itu telah menjadi takdir dari sang Ilahi Robbi. Goresan kecil mengingatkanku Pada dirimu, duhai seorang yang kubanggakan.”
“Lembut kasihmu menuntun kaki kecilku itu hanyalah satu dari ribuan catatan diary kasih sayangmu.”
“Hatiku terasa hampa sudah lama aku tak menatap wajahmu kini aku hanya bisa menatapmu lewat selembar foto yang kelak akan menjadi ceritaku nanti pada anak-anakku tentang kisah kakeknya yang pemberani.”
“Hatiku terasa hampa karena aku tak dapat mencium tanganmu sebagai bentuk rasa hormat dan sayangku kepadamu.
Namun yakinlah engkau akan tetap menjadi aksara tanpa muara dilubuk hatiku yang terdalam.”
“Akan kusampaikan salam dan rinduku lewat Do’a yang kupanjatkan pada ilahi Rabbi agar engkau senantiasa mendapat tempat yang layak disisi-NYA. Sambil sesekali menyeka air matanya yang tidak terbendung.”
Almarhum wafat 23 Desember 2016 meninggalkan satu orang putri yakni Hajja Andi Dahriah dan seorang cucu yakni Muhammad Rivaldi.








