Ia menyebutkan bahwa ikan tersebut adalah ikan yang harus tetap hidup sehingga perlu dikembalikan ke habitatnya yaitu di laut. Saat proses pengembalian ikan lumba-lumba tersebut ke laut, dilakukan tiga kali. Di kedua kali percobaan pengembalian yang yang dilakukan, ikan kembali ke tepi pantai.
Percobaan pengembalian yang ketiga, ikan lumba-lumba tersebut dapat kembali ke habitatnya di laut lepas, karena ditunggu hingga satu jam ikan tidak kembali ke tepi pantai lagi.
“Langsung saat itu saya masih pakaian dinas berusaha memasukkan ke dalam laut sampai tiga kali baru bisa selamat, ya mungkin kurang dalam, akhirnya sampai pada kedalaman di atas pinggang baru ikan itu bisa masuk ke laut,” tambah Serda Muhtar.
Serda Muhtar mengatakan, dirinya juga dibantu warga saat mengangkat ikan lumba-lumba yang terdampar tersebut hingga mampu kembali berenang di laut.
“Kalau berat sepertinya lebih dari 50 kilogram, karena waktu saya angkat langsung jatuh. Karena melihat dua kali saya menolong, warga yang melihat ikut membantu mengangkat,” tutup Serda Muhtar. (Red/Barat).







