Selanjutnya Bupati Kasmarni juga mengusulkan empat langkah-langkah konkret yang perlu dilakukan bersama, pertama membangun sistem pelayanan berbasis digital guna meminimalkan interaksi langsung yang berpotensi menimbulkan penyalahgunaan wewenang. digitalisasi layanan pertanahan harus kita dorong agar lebih transparan, cepat, dan akuntabel.
Kedua Meningkatkan pengawasan internal dan eksternal dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga pengawas dan masyarakat sipil, dalam memastikan integritas dalam layanan pertanahan.
Ketiga menyelesaikan konflik agraria secara adil dan transparan, dengan mengedepankan prinsip musyawarah dan hukum yang berlaku. setiap sengketa tanah harus ditangani dengan solusi terbaik yang tidak merugikan masyarakat maupun pemerintah.
Dan terakhir meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanahan, agar setiap petugas memiliki kompetensi, profesionalisme, dan integritas tinggi dalam menjalankan tugasnya.
“Kami percaya, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, BPN dan masyarakat, kita dapat menciptakan sistem pertanahan yang lebih baik dan berkeadilan. Dan kita harus menjadikan Kabupaten Bengkalis sebagai contoh daerah yang sukses dalam menerapkan tata kelola pertanahan yang bersih dan transparan. Dan Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkalis,”pungkasnya.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan 97 sertifikat tanah dan juga penyerahan sertifikat hak pakai atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis SMPN 2 Bukit Batu dari Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Riau kepada Bupati Bengkalis.
Kemudian juga dilakukan peresmian Gedung Arsip Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkalis.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau Bambang Pratama, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Provinsi Riau Nurhadi Putra, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bengkalis Arsya Fadillah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Bengkalis dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator Dan Pengawas Serta Fungsional Dilingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis.**Riyan.








