Wabup Rohul Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan Melalui Safari Ramadhan 2026

Rohul – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Masjid Al-Ihsan Desa Kepenuhan Barat, Kecamatan Kepenuhan, Senin (09/03/2026), saat Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hulu melaksanakan Safari Ramadhan ke-6 tahun 1447 H / 2026 M.

Kegiatan yang menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu setiap bulan suci Ramadhan ini dihadiri Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, S.H, M.M, didampingi Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul, Kakan Kemenag Rokan Hulu Zulkifli Syarif, S.Ag., M.Pd.I, perwakilan BPN, Baznas, Camat Kepenuhan Gustia Hendri, S.Sos., M.Si, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Kepenuhan Barat M. Aris, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Kepenuhan, tokoh masyarakat, pimpinan Ponpes Basma H. Bachtiar Madjid serta tokoh adat setempat. Kedatangan rombongan pemerintah daerah disambut hangat oleh masyarakat yang memadati masjid. Nuansa religius dan rasa kekeluargaan terasa kental, menandai kuatnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Melalui Safari Ramadhan ini, kita dapat berbagi sekaligus menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Ini adalah momentum untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Rokan Hulu,” ujar Wabup.

Wabup Syafaruddin Poti juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 berbagai program pembangunan yang dijalankan merupakan bagian dari visi dan misi kepemimpinan Anton–Poti. Namun demikian, pemerintah daerah harus menyesuaikan dengan kondisi nasional maupun daerah yang saat ini menuntut adanya pengelolaan pembangunan secara bijak dan terarah.

“Untuk tahun 2026 ini program pembangunan yang kita jalankan merupakan bagian dari visi dan misi Anton–Poti. Namun kondisi nasional maupun daerah kita sedang tidak baik-baik saja, sehingga pembangunan harus dilakukan dengan skala prioritas,” jelasnya.

Meski demikian, Wabup menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keagamaan, sosial, dan budaya di tengah masyarakat.