Peletakan batu pertama sudah dilakukan Bupati beserta jajaran Forkopimda pada 09 September 2019 lalu, dan progres konstruksinya sudah mencapai tutup atap untuk dua menara pertama.
Pembangunan Islamic Center ditargetkan dalam dua tahun anggaran sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Rinciannya, anggaran tahun 2019 senilai Rp 20 miliar dan tahun 2020 sebesar Rp 44 miliar.
“Jadi disini nanti lengkap, selain bangunan masjid, juga ada tempat untuk manasik haji, dan terpenting adalah tempat untuk mewadahi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) masyarakat sekitar,” kata Sambari.
Selain untuk kegiatan keagamaan, Islamic Center ini dilengkapi Masjid Akbar, gedung serbaguna seluas 1.900 meter persegi, serta gedung kajian Islam seluas 1.900 meter persegi, dan rest area.
Adapun kontraktor pelaksana Islamic Center adalah PT. Cipta Perkasa Prima dengan supervisi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Gresik. (Fajar).







