“Semoga Tuhan, Pencipta, dan Pemelihara kehidupan menaungi upaya baik kita semua.”
Setelah itu, tokoh-tokoh agama yang terdiri dari perwakilan Siagian Paritas Institute, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Konferensi Waligereja Indonesia, Perwakilan Umat Buddha Indonesia, dan Parisada Hindu Dharma Indonesia menandatangani surat pernyataan sikap dukungan kepada KPK.
Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerjasama Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko mengapresiasi kedatangan segenap tokoh agama yang hadir untuk mendukung KPK.
Menurutnya, KPK perlu dukungan dari masyarakat demi kelangsungan pemberantasan korupsi di Indonesia. Pasalnya, KPK adalah lembaga yang unik, memiliki wewenang untuk melakukan operasi tangkap tangan yang dapat memberikan efek jera dan menghentikan secara langsung transaksi “Haram” yang sedang berlangsung.
“Sekarang coba bayangkan, ketika kewenangan itu hilang, maka tidak akan ada lagi penangkapan para penyuap,” tutup Sujanarko menjelaskan.(Red/Kiki/Humas).








