Liputan TODAY.Com (Makassar) – Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan budaya, Masing-masing suku yang tersebar di 34 Provinsi yang ada di Indonesia. Memiliki ciri khas masing-masing terhadap budaya yang mereka anut seperti adanya perbedaan berpakaian adat, tari tradisonal dan rumah adat.
Atas kemajemukan tersebut, Ibe Mahasiswa UIM asal Enrekang memberikan tanggapannya, Baju adat atau yang biasa disebut pakaian tradisional dari masing-masing Provinsi ini memiliki suatu sejarah atau cerita tersendiri, pakaian adat nusantara tidak boleh luntur ditengah gempuran generasi 4.0 yang identik bersentuhan dengan teknologi dan informasi. Jum’at (20/12/2019).
Nilai-nilai budaya harus tetap di aktifkan oleh pemuda zaman now, sebagai suatu hal yang menjadi perilaku sehari-hari. “Nilai adat dan budaya jangan terlupakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tukas Ibrahim yang kerap disebut Ibe.
Ia menambahkan, sebagaimana yang menjadi pengertian dari budaya adalah nilai- nilai yang disepakati dan tertanam dalam suatu masyarakat, lingkup organisasi, lingkungan masyarakat, yang mengakar pada suatu kebiasaan, kepercayaan (believe), simbol-simbol, dengan karakteristik tertentu yang dapat dibedakan satu dan lainnya sebagai acuan prilaku dan tanggapan atas apa yang akan terjadi atau sedang terjadi.







