“Rapat koordinasi ini adalah upaya antisipasi mencegah Karhutla sejak dini. TNl – Polri akan memburu apabila ada si Jago Merah dan akan melakukan pemadaman. Dalam rapat koordinasi ini juga melahirkan peran Masyarakat Peduli Api (MPA) sebagai agen yang sangat penting untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat lainnya”, ujar Danramil.
Selain itu, Danramil menambahkan, Tiga Pilar di wilayah (Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Keuchik) harus mampu bersinergi tentang bagaimana mencegah, menanggulangi bahkan menangani mana kala Karhutla terjadi.
“Mari sama – sama kita fokus dan yang paling utama mencegah agar tidak terjadi Karhutla. Namun apabila itu terjadi, maka kita atasi secara bersama pula karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama”, pungkas Danramil. (red).








