Lanjut Leo, katanya, memahami, saat ini Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly sedang viral di pemberitaan terkait isu Masuki Harun. Tapi ia mengatakan tidak masuk ke ruang itu. Sebab itu sudah masuk ruang politik.
“Saya hanya mempertahankan harkat dan martabat masyarakat Nias yang anda berikan nama anjing, Ini sangat ironi sekali. Saudara Rocky Gerung harusnya belajar dulu silsilah marga baru cuat-cuat ke media. Saya menyayangkan tokoh Nasional Rocky Gerung yang berkata seenaknya. Tanpa mempertimbangkan aspek sosial yang luas. Jangan karena kebencian mu terhadap seseorang, lalu semua satu suku kena imbasnya. Sangat-sangat disayangkan,” ujar pria yang saat ini sebagai Koordinator Bidang Hukum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kita Batam.
Untuk itu, Leo minta klarifikasi Rokcy Gerung atas itu. Dan meminta pertanggungjawaban moral Rocky Gerung untuk meminta maaf kepada masyarakat Nias khususnya kepada Marga Laoli. “Jika tidak, maka dengan terpaksa, kami akan mengambil langkah hukum selanjutnya. Dan jika tidak, kami akan gelar aksi damai di Monas agar Rocky Gerung segera ditangkap atas dugaan omongan itu,” ancamnya.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti Pemilik akun itu. Wartawan media sedang mengupayakan klarifikasi dari pihak pemilik akun Twitter. Menurut pantauan, atau curian akun itu liar dimana-mana. Khususnya di kalangan masyarakat Nias.(Red/Arya/Tim).








