“Karena info baru kami dapatkan hari ini, makanya langsung kami gelar rapat untuk membahas persiapan kedatangan kapal KM. Lambelu, 6 April nanti. Mengingat hasil Rapid Test terhadap ratusan penumpang KM. Lambelu yang tiba dipelabuhan Nunukan pada tanggal 28 Maret 2020, ditemukan 4 orang penumpang Positif terjangkit Virus Corona, Kami yakin keempat orang tersebut pasti ada kontak erat dengan para penumpang lainnya, makanya kami segera lakukan langkah antisipasi kedatangan para penumpang tersebut,”jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan masuknya wabah virus corona dikota Baubau, memastikan TIM dan APD untuk agenda antisipasi benar-benar siap, mengingat ribuan penumpang KM. Lambelu tersebut diyakini memiliki riwayat kontak erat dengan 4 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, di Kabupaten Nunukan.
“Untuk itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Baubau memastikan TIM dan APD untuk agenda antisipasi benar-benar siap, mengingat ribuan penumpang KM. Lambelu tersebut diyakini memiliki riwayat kontak erat dengan 4 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, di Kabupaten Nunukan, mengingat kota baubau merupakan Pelabuhan penghubung antara Indonesia bagian barat dan bagian timur yang banyak disinggahi kapal-kapal dari pulau Jawa, Kalimantan yang hendak menuju Ambon ataupun Papua, begitupun sebaliknya,” tutupnya







