Senada dengan itu, guru dari TK Khalifah Pekanbaru juga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berharap program seperti Polsanak dan Green Policing ini dapat rutin dilaksanakan, karena sangat membantu dalam membentuk karakter anak-anak agar lebih disiplin, tertib, dan peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.
“Melalui program Polisi Sahabat Anak dan Green Policing, kami ingin membentuk karakter anak-anak agar sejak kecil sudah memahami pentingnya keselamatan di jalan serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Harapannya, mereka kelak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan agen perubahan dalam menjaga kelestarian alam,” jelasnya.
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa edukasi kepada anak usia dini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di masa depan.
“Kegiatan ini sangat positif sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sadar aturan dan berbudaya tertib berlalu lintas. Kami juga mendorong agar nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan terus ditanamkan melalui program Green Policing,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa Ditlantas Polda Riau akan terus memperluas kegiatan edukatif serupa ke berbagai sekolah guna meningkatkan kesadaran masyarakat sejak dini. “Sinergi antara kepolisian, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berhasil menyampaikan edukasi terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus mensosialisasikan program Green Policing sebagai upaya konkret dalam mengajak seluruh lapisan masyarakat menjaga kelestarian alam.
Diharapkan, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta agen perubahan dalam menjaga lingkungan hidup.(***)
Red/Feri Tanjung




