liputantoday.com
Berita Aktual Independent
Foto Iklan Atas

Foto Slip Gaji Kepala Daerah Banjarnegara Viral di Medsos, Ini Tanggapan Bupati Banjarnegara

731
LiputanToday.Com (Banjarnegara) – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono membuat heboh dunia Maya. Kepala daerah yang diusung oleh PPP, NasDem, dan Partai Golkar ini mengunggah foto slip gajinya untuk Oktober 2019 sebesar Rp. 5,9 juta.

Dalam foto amplop warna coklat itu, tertulis bahwa itu merupakan slip gaji Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah untuk bulan Oktober 2019. Keterangannya, gaji bersih Rp. 6.114.100, kemudian dipotong zakat lewat Badan Amil Zakat (BAZ) sebesar Rp. 152.900. Setelah dikurangi potongan, jumlah penerimaan bersihnya Rp. 5.961.200″.

“GAJIAN BUPATI BULAN OKTOBER 2019,” tulis akun Instagram resmi Pemerintah Kabupaten Banjarnegara @kabupatenbanjarnegara dalam captionnya. Foto slip gaji di-posting pada Rabu (02/10/2019) lalu.

Hingga pada Minggu (06/10/2019) Pukul 18.00 WIB, postingan slip gaji Bupati Banjarnegara ini mendapat 816 likes dan 306 komentar. Unggahan ini juga menyebar ke berbagai media sosial lain dan diberitakan oleh sejumlah portal berita online, sehingga akhirnya viral.

Beragam komentar disampikan netizen menanggapi unggahan tersebut. Salah satunya ditulis oleh @mizarodinslamet, “Klo gaji pokok ya kecil…Yg amazing itu lain2 nya… Biar rakyat bilang woow gitu…,” Ungkapnya dalam kolom komentar.

Netizen juga mempertanyakan maksud dari unggahan tersebut. “Sya mau tnya, niat dri diupload gaji pejabat biar apa ya? Ini mau ngerendah/mau sombong??? hehe..sluruh rakyat indo mah tau klo gaji pejabat emg skitaran sgitu, tp yg buanyak tunjangan2nya bisa ampe ratusan juta.. blm fasilitas dll. Ingat besar kecil gaji yg ditrima itu dri rakyat. Harus bekerja dg baik,” Tulis @imn.imani.

Foto : Bupati Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah.

Menanggapi banyak komentar, Bupati Banjarnegara Budi Sarwono angkat bicara. Menurutnya, dia sengaja mengunggah slip gaji itu agar masyarakat tahu besaran gaji kepala daerah. Dia juga berharap Presiden Joko Widodo melihat postingan tersebut.

“Mudah-mudahan Bapak Presiden, Joko Widodo juga melihat karena yang namanya bupati kalau protes dengan Presiden kan enggak berani,” Ujar kepada wartawan di Banjarnegara, Minggu (06/10/2019).

Budhi memastikan angka-angka yang tertulis dalam slip gaji itu merupakan nominal sesungguhnya, Besaran gaji itu sudah termasuk tunjangan untuk anak dan istri. Menurutnya, jumlah itu sangat jauh dibandingkan pendapatan anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara yang mencapai Rp. 32 juta per bulan. Itu pun belum termasuk tunjangan operasional, biaya kunjungan kerja, dan sebagainya.

Bupati Banjarnegara mengungkapkan, bahwa ketika melakukan kunjungan kerja, anggota DPRD Banjarnegara mendapatkan anggaran Rp. 5 juta. Berbeda dengan bupati yang hanya mendapatkan Rp700.000 per hari.

“Dari tahun 2010 sampai sekarang belum ada penyesuaian. Mudah-mudahan barangkali ada peningkatan, bisa bermanfaat untuk teman-teman kita semua di Indonesia yang sebagai kepala daerah,” Ujar Sarwono. (Red).

Translate »