Menanggapi banyak komentar, Bupati Banjarnegara Budi Sarwono angkat bicara. Menurutnya, dia sengaja mengunggah slip gaji itu agar masyarakat tahu besaran gaji kepala daerah. Dia juga berharap Presiden Joko Widodo melihat postingan tersebut.
“Mudah-mudahan Bapak Presiden, Joko Widodo juga melihat karena yang namanya bupati kalau protes dengan Presiden kan enggak berani,” Ujar kepada wartawan di Banjarnegara, Minggu (06/10/2019).
Budhi memastikan angka-angka yang tertulis dalam slip gaji itu merupakan nominal sesungguhnya, Besaran gaji itu sudah termasuk tunjangan untuk anak dan istri. Menurutnya, jumlah itu sangat jauh dibandingkan pendapatan anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara yang mencapai Rp. 32 juta per bulan. Itu pun belum termasuk tunjangan operasional, biaya kunjungan kerja, dan sebagainya.
Bupati Banjarnegara mengungkapkan, bahwa ketika melakukan kunjungan kerja, anggota DPRD Banjarnegara mendapatkan anggaran Rp. 5 juta. Berbeda dengan bupati yang hanya mendapatkan Rp700.000 per hari.
“Dari tahun 2010 sampai sekarang belum ada penyesuaian. Mudah-mudahan barangkali ada peningkatan, bisa bermanfaat untuk teman-teman kita semua di Indonesia yang sebagai kepala daerah,” Ujar Sarwono. (Red).








