Habibie Razak: PII Mampu Wujudkan Makassar Tangguh Melalui Sistem Transportasi Berkelanjutan

Selanjutnya, Efficiency, Habibie menyampaikan bahwa sistem transportasi yang ada harus memberikan benefit kepada masyarakat untuk lebih efisien dalam menjalankan aktivitasnya.

Lalu Convenience, menurutnya yakni bagaimana transportasi yang handal tersebut nyaman buat masyarakat terkait transfer intermoda.

Selain itu, lanjutnya, kenyamanan secara ergonomik pada saat berada di dalam public transport, sistem ticketing-nya, dan pelayanannya yang sudah serba digitalisasi.

Yang terakhir, kata Habibie, adalah Sustainability, yang menandakan sustainable karena infrastruktur yang dibangun handal dan tangguh terhadap bencana dan selalu memprioritaskan pada keselamatan publik.

“Makassar bisa menjadi global city seperti Singapura yang menduduki ranking pertama diikuti oleh kota kota global lainnya apabila bisa memenuhi 5 faktor sukses tersebut,” beber Ir. Habibie Razak yang saat ini sedang berada di Canberra Australia untuk agenda kunjungan Pengurus Pusat PII ke kantor Engineers Australia Institution.

Dalam diskusi tersebut turut hadir Prof. Dr. Ir. Sakti Adji Adisasmita, IPU dan Tori Damantori, ST., MPPM., M.Sc., Steering Committee dari Indonesia UK PACT Program yang menyelenggarakan event event webinar sejenis di Indonesia.