Kapolres; Tegaskan Jika Ada Penimbunan Masker Bisa di Penjara 5 Tahun

Sebelumnya, lanjut Kapolres. Jajaran Polres Sergai juga sudah melakukan pengecekan diberapa jumlah tokoh seperti supermarket, Apotek terkait ketersediaan masker dan anti septik maupun sembako. Ternyata di beberapa tempat terjadi kekosongan stok seperti masker dan anti septik, Namun untuk kebutuhan pokok masih terbilang stabil dan normal. Bahkan kita sudah melakukan sosialisasi untuk tidak menimbun masker secara berlebihan,” ungkap Kapolres Sergai.

Bahkan sejauh ini, selama pelaksanaan program kombur-kombur ke desa-desa pihaknya mengaku bahwa masyarakat tidak terlalu khawatir dengan kekosongan stok masker. Justru, masyarakat lebih khawatir jika terjadi kelangkaan stok sembako dan hal tersebut sudah diantisipasi pihaknya.

Untuk itu, lanjut Kapolres. Dalam waktu dekat dirinya akan membangun westafel umum di Polres Sergai. Hal ini guna kesterilan personel maupun pengunjung. dan pihak juga tengah mengampanyekan program, dimana jika bertemu tidak harus bersalaman, bisa diganti dengan sikap hormat supaya menghindari kontak langsung dengan manusia,” ucap AKBP Robin.

Hal ini untuk mengantisipasi, karna kita tidak tahu seperti barang-barang yang di ekspor, apakah barang tersebut sudah higienis dari segala virus. Bisa saja, dari tangan bisa menular ketangan lain sehingga tertular virus tersebut.

Untuk itu, Mari sama-sama kita jaga kebersihan dan menerapkan pola hidup dan makan sehat agar tubuh kita tetap stamina,” tutup Kapolres Serdang Bedagai. (RH).