Hal seperti itu harus dirubah, maka pembinaan rohani dan mental (Birontal) terus dilakukan bagi tahanan ada di Polres Peseel. Dengan harapan kelak usai menjalani hukuman, rohani dan mental mereka bisa berubah. Dan, tidak mengulangi perbuatanya lagi.
Dengan adanya kegiatan birontal, sholat 5 waktu berjamaah, sholat jum’at berjamaah, dan kegiatan keagamaan lainya. Diharapkan, para tahanan bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaanya. Dengan begitu, mereka akan merasa ragu untuk kembali mengulangi perbuatanya.
Kedepan, seluruh tahanan yang ada diharuskan melaksanakan puasa sunat, Senin dan Kamis.
“Kasihan keluarga, anak dan istri. Karena perbuatan kita ini, keluarga menjadi korbannya,” tekuk Kapolres Pessel AKBP. Cepi Noval.(Red/Rio).







