Setelah Terrex Drive, kedua pimpinan Angkatan Darat menuju ke lokasi upacara penutupan untuk menerima paparan tentang penyelenggaraan Latma.
“Usai paparan dilanjutkan dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Kasad dan Chief of Singapore Army. Saat memberikan amanat, Kasad berharap, Latma Safkar Indopura ini dapat terus ditingkatkan,” ujar Candra.
“Tidak hanya sebagai wahana meningkatkan kemampuan, namun juga merupakan bentuk diplomasi militer kedua Negara dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas keamanan di Asia Tenggara dan dunia,” imbuhnya.
Dikatakan juga oleh Candra, dalam amanatnya secara khusus kepada prajurit TNI AD yang ikut latihan, Kasad berpesan agar dapat menimba pengalaman dan pengetahuan selama Latma secara maksimal.
“Selain itu, agar para prajurit jajaran Brigif Mekanis 16 dari Kodam V/Brawijaya ini juga dapat melihat dan mempelajari kehidupan sosial para prajurit dan warga Negara Singapura,” tegasnya.
Setelah upacara penutupan dilakukan penyerahan obor dan bendera Safkar Indopura dari Major General Goh Si Hou kepada Jenderal TNI Andika Perkasa, sebagai tanda penyerahan penyelenggara Latma tahun depan dari Singapore Army kepada TNI AD.
“Di hadapan Aspam dan Asops Kasad, serta Pangdam V/Brawijaya dan peserta Latma, Kasad berharap agar tahun depan, jumlah peserta TNI AD ditambah, sehingga semakin banyak yang memperoleh manfaat dari latihan ini,” pungkasnya.
Sehari sebelumnya, Kasad dan rombongan termasuk Kadispenad berkesempatan untuk berkunjung ke ST Engineering Singapura dan menyaksikan demonstrasi penggunaan senjata yang tidak mematikan (Non-lethal weapon). (Red/Barat/Dispenad).








