Harry juga menambahkan, jumlah Tagana yang akan hadir di kegiatan kita ini adalah 340 orang Tagana Kontingen seluruh Indonesia, 1.600 Tagana Provinsi Jawa Timur, dan peserta tambahan ±1.000 orang Tagana supporter yang dibiayai oleh anggaran daerah masing-masing, serta biaya pribadi dari anggota Tagana.
“Inilah bukti nyata loyalitas dan pengabdian Tagana Indonesia,” ungkap Harry.
Selain itu, Harry menjelaskan acara Jambore dan Bakti Sosial Tagana Tingkat Nasional Tahun 2019 ini juga diikuti oleh delegasi dari negara Malaysia, Myanmar, dan Brunei Darussalam untuk berbagi pengalaman dalam penanggulangan bencana.
Untuk diketahui Jambore dan Baksos Tagana Nasional 2019 yang akan dilaksanakan selama 4 hari kedepan dari 25 S/d 28 September 2019, merupakan kerja sama antara Kementerian Sosial dengan Pemerintah Provinsi Jatim.
Tagana merupakan relawan kemanusiaan berbasis masyarakat yang berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial. Sejak berdiri tahun 2004, Tagana telah menjadi bagian penting dalam penanggulangan bencana di Indonesia. (Benz/Kas/PSKBA).







