Menurutnya, “Korban nya banyak pak, bukan cuma saya dan cerita kami sama seperti yang korban lain rasakan. saya dipaksa menjual kebun orang tua saya pak, sampai orang tua saya hampir cerai pak dan saya dimusuhin sama semua keluarga saya” jelasnya dengan tulusnya.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM pria dari Makassar ini mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut “Di media social baik Facebook Twitter maupun Instagram, berita ini benar-benar menjadi trending topic. Saya berharap kepada para korban agar melaporkan dan membawa bukti penipuan ke markas Cobra Polres Lumajang untuk memperkuat bukti-bukti yang kami perlukan. Saya meminta doa kepada masyarakat Indonesia agar kasus ini dapat kita bongkar sampai tuntas” terang pria lulusan S3 Universitas Padjajaran Angkatan tahun 2010 Bidang Hukum Bisnis. (Red/FB).








