LiputanTODAY.Com (Bulukumba) – Balai Gakkum Sulawesi melaksanakan pembinaan aparatur sipil negara di Same Resort Beach-Bulukumba. Jumat-Minggi, 6-8 Maret 2020. Pembinaan Aparatur Sipil Negara bagi seluruh pegawai Gakkum Sulawesi dihadiri langsung Kabag Ortala dan Kepegawaian Ditjen Gakkum KLHK, Tanti Purwanti dan tim.
Selain membahas materi pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), segenap pegawai Balai Gakkum Wilayah Sulawesi melakukan aksi bersih-bersih pesisir pantai Bira. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari memeringati Hari Peduli Sampah Nasional 2020 lalu. “Ini sebagai bentuk aksi nyata peduli lingkungan,” pesan Dodi.
Sebelum bertolak ke Makassar, Kepala Balai Gakkum Sulawesi, Dodi Kurniawan S.Pt., MH pun mengerahkan puluhan pegawai untuk memungut sampah-sampah yang ada di pinggir pantai.
“Mari teman-teman semua, kita turun ke pantai, tunjukan kepedulian kita kepada masyarakat, kita bukan hanya bicara melarang berbuat kejahatan Lingkungan Hidup tapi kita juga berbuat nyata dengan memberi aspirasi kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan,” ajaknya.
Pegawai terlihat antusias memunguti sampah yang tersebar di bibir pantai. Sampah berhasil dibersihkan berupa sampah sterofoam, sampah plastik dan sampah lainnya.
Dodi Kurniawan mengajak warga sekitar termasuk pengunjung untuk tetap menjaga dan membantu merawat Bira dari sampah agar kebersihan lingkungan pantai ini tetap terjaga.
Sekedar informasi berikut ini beberapa jenis sampah dan waktu yang dibutuhkan untuk mengurainya.
Sampah plastik terurai di tanah 1000 tahun lamanya, sedangkan kantong plastik 10 hingga 1000 tahun. Botol plastik dapat terurai di alam sekitar 450 tahun.
Popok dan Pembalut. Popok bayi bayi diperkirakan terurai dalam waktu 250-500 tahun. Sedangkan, pembalut perlu waktu 500-800 tahun untuk terurai.








