Menurutnya karena dalam survei awal beberapa bebatuan sudah terangkat di permukaan. Kemudian, dilakukan survei awal dengan penggalian minggu lalu ditemukan struktur candi yang masih tertata yakni bagian kaki.
“Hari ini memperdalam atau memperdetail profil dari kaki tersebut dan mungkin sudah hampir ketemu karena terkendala oleh debit air lumayan deras sehingga kita cukup terkendala dalam memperdetail lebih jelas lagi temuan kaki tersebut,” Kata Junawan, seraya menyebut memakai mesin penyedot air sehingga nantinya bisa memperjelas detail dari profil kaki candi, itu.
Untuk ekskavasi tersebut telah dimulai hari ini dan ditargetkan hingga Sabtu (3/8/2019). Adapun dari temuan yang ada tersebut, pihaknya belum bisa menyimpulkan dugaan candi tersebut untuk bangunan suci agama apapun.
“Belum. Jadi, kalau secara akademis ini memang bukti-bukti termasuk latar belakang agamapun belum bisa diketahui karena ciri-ciri dari latar belakang suatu bangunan suci, juga belum kita temukan,” Tutur Junawan.
“Bisa Hindu, bisa Buddha. Jadi, memang belum ada kunci untuk menentukan latar belakang agamanya,” Ujar Junawan.
Saat disinggung perihal soal temuan tersebut, kata dia, sudah merupakan pondasi atau dasar.
“Itu kalau dari susunannya sudah sampai ke bagian pondasi candinya, sudah yang paling dasar,” Pungkas Junawan.





