Sementara itu, usai kegiatan Lettu Chk Zainal Aripin, S.H, mengatakan, dalam sambutannya Bupati Keerom M. Markum, S.H, menolak segala bentuk diskriminatif, tindakan radikalisme, agar tetap aman tentram dan damai.
“Menurutnya, generasi milenial di Kabupaten Keerom sebagai generasi penerus masa depan bangsa, yang harus mencontoh semangat para pahlawan 1965 dalam menjaga ideologi negara Pancasila. Harus punya tanggung jawab moral menjaga jangan sampai peristiwa 1965 itu terulang kembali,’’ harapnya.
“Dirinya mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Keerom untuk mengaklualisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai Gerakan Nasional,’’ tambahnya.
Setelah upacara selesai lanjut Zainal, Bupati Keerom, para Muspida serta tiga Satgas melaksanakan penghancuran dan pemusnahan barang bukti yang berhasil disita dan diamankan.
“Barang bukti tersebut diantaranya 130 botol Miras berbagai merek, 21 (Dua puluh satu) gen bahan baku Stim ukuran lima liter dan satu ember berisi 50 liter minuman lokal jenis Ballo, serta 878,7 gram Narkotika jenis ganja,’’ pungkasnya. (Red/Barat/Dispenad).







