LiputanToday.Com (Kazakhstan)– Memulai rangkaian kegiatan dalam kunjungan kerja ke Astana, Kazakhstan, Delegasi Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua DPD RI, Nono telah diterima dan berdialog dengan Kementerian Ekonomi Nasional Kazakhstan. Jumat, 3 April 2023.
Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Dr. Mochammad Fadjroel Rachman, mendampingi Delegasi yang dalam pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komite I, Darmansyah Husein.
Tim Kementerian Ekonomi Kazakhstan dipimpin oleh Kepala Departemen Bidang Kerja Sama Ekonomi Internasional, Mr. Abish Yerzhan Zharylgasynuly dan terdiri dari para ahli dari Departemen Analisis Wilayah/Region dan Pengembangan Pemerintah Lokal.
Dalam pembukaannya, Bapak Husein menyampaikan harapan bahwa Kementerian Ekonomi Nasional Kazakhstan dapat menjadi mitra kerja DPD RI dalam isu pembangunan daerah, khususnya terkait tujuan kunjungan kerja Delegasi yakni guna studi referensi sehubungan dengan rencana perubahan status DKI Jakarta sebagai ibukota negara.
Dirinya juga menegaskan pentingnya perpindahan ibukota negara dari Jakarta ke Nusantara untuk pemerataan pembangunan di Jawa dengan luar Pulau Jawa. “Indonesia ingin memeratakan pembangunan agar tidak lagi Jawa sentris, melainkan Indonesia sentris”, tegas Husein.
Tim Kementerian Ekonomi Kazahstan menjelaskan pengalaman perpindahan ibukota Kazakhstan yang dulu berada di Almaty hingga diputuskan beralih ke Astana pada tahun 1997. Alasan perpindahan mencakup politis, ekonomis dan geografis dimana Almaty ialah ibukota warisan Uni Soviet yang terletak di pegunungan sehingga sulit untuk diperluas karena keterbatasan tanah pengembangan.








