Diketahui, Di Dusun Nogori, ketinggian air hingga 70 cm, menyebabkan sekitar 20 warga mengungsi ke Masjid Jami’ dan Gedung LAM Rambah. Sementara itu, di Dusun Darussalam, ketinggian air berkisar 50 cm, dan 20 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah-rumah warga lain yang lebih aman.
Tak hanya itu di Dusun Maratugun, air juga mencapai ketinggian 50 cm, mengakibatkan sekitar 20 warga mengungsi ke Surau Saddiayah dan TK Islam Babussalam.
Sementara itu, Dusun Sebaya menjadi daerah terdampak paling ringan dengan ketinggian air hanya sekitar 10 cm, sehingga tidak ada warga yang mengungsi.
Untuk itu Polres Rohul telah bergerak cepat melakukan penanganan. Dimana Satlantas Polres Rokan Hulu langsung dipimpin Kasat Lantas, AKP Lily Sulfiani, SIK., MH dan memasang water barrier di sepanjang Jalan Tuanku Tambusai, terutama di Simpang Supra Km 181/182, guna mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati.
Kemudian Kapolsek Rambah, AKP Adek Susilo, S.AP.,M.Si., dan Kasat Samapta IPTU Nanang Pujiono, SH bersama anggotanya turun langsung ke lapangan untuk melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada.
Selain itu, Polsek Rambah dan anggota Samapta terus melakukan pertolongan kepada warga masyarakat yang terdampak dan melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya*(ARPINWARUWU)





