Rapimnas 2023 di Riau, Pemuda Katolik Ingin Berkontribusi Bangun Bangsa Lewat Program Konkret

 

Senada dengan Gusma, Sekretaris Jenderal PP Pemuda Katolik Johanes SM Sitohang menekankan Rapimnas I ini sebagai bentuk konsolidasi kebangsaan. “Ini adalah proses penting dalam membangun sebuah negara yang  maju dan sejahtera. Dalam konteks Indonesia, konsolidasi kebangsaan menjadi semakin penting mengingat tahun politik yang semakin dekat, dengan Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif yang akan berlangsung pada 2024,” katanya.

Konsolidasi kebangsaan sambung Johanes Sitohang, dapat diartikan sebagai proses  memperkuat kesatuan dan solidaritas antar masyarakat Indonesia yang memiliki beragam suku, agama, ras, dan budaya.

Sementara itu, Ketua Bidang Penataan dan Distribusi Kader PP Pemuda Katolik, Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa mengatakan, salah satu langkah penting dalam konsolidasi kebangsaan adalah memperkuat pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi negara. Pancasila sebagai ideologi negara yang mengutamakan nilai-nilai persatuan, kemanusiaan, kerakyatan, keadilan, dan keberagaman harus dipahami dan dihayati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Selain itu, juga diperlukan kesadaran akan pentingnya menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu.

Oleh karena itu, Capt. Marcellus melalui kegiatan Rapimnas I, yang bertema “Strategi dan Tantangan Konsolidasi Kebangsaan Menghadapi Tahun Politik Demi Keberlanjutan Pembangunan Menuju Indonesia Maju”, Pengurus Pusat Pemuda Katolik hendak mengamplifikasikan semangat konsolidasi kebangsaan dalam suatu forum ilmiah.

“Diseminasi semangat dan konsolidasi kebangsaan diharapkan mampu memberikan bekal bagi kader untuk menghadapi tahun politik dengan semangat cinta kasih di tengah kemajemukan sosial,” tegasnya.

Jadi tujuan kegiatan ini menurut Capt. Marcellus adalah, “Pertama, menjadi wadah penguatan kapasitas kader dalam mempersiapkan diri menghadapi tahun politik 2024. Kedua, melakukan aktivasi jaringan melalui kerjasama dengan berbagai stakeholder dalam menunjang kelangsungan kegiatan organisasi Pemuda Katolik. Dan ketiga, membangun sebuah ekosistem kaderisasi yang progresif sebagai paradigma baru pengelolaan organisasi.”

Diharapkan kegiatan Rapimnas I PP Pemuda Katolik adalah peningkatan kapasitas kader dalam menghadapi tahun politik 2024. Lahirnya kader yang siap menjalankan roda organisasi, baik di pusat maupun daerah, pada masa mendatang.