LiputanTODAY.com (Makassar)- Memasuki usianya ke-14 tahun yang jatuh pada tanggal 4 Januari 2006- 4 Januari 2020 SPORC telah melakukan berbagai upaya dalam mengamankan sumberdaya alam, hutan, kekayaan Bangsa Indonesia. Peringatan Hari Ulang Tahun SPORC ini juga dilangsungkan secara serentak pada 16 brigade di seluruh Indonesia.
Peringatan tahun ini, mengusung tema “Integritas, Profesionaliame, Responsif, Peduli adalah harga mati Indonesia Maju. Selain itu kata Cari, Tangkap dan Tuntaskan menjadi doktrin tersendiri bagi anggota Satuan Polhut Reaksi Cepat (SPORC).
Dibawah guyuran air hujan puncak ulang tahun digelar apel bersama di Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 18. Senin, 6 Januari 2020 berlangsung khidmat.
Sebagaimana tageline diatas, satuan ini merupakan pasukan khusus yang handal, profesional, mobilitas tinggi dalam penanganan gangguan keamanan hutan dengan nama Satuan Polhut Reaksi Cepat disingkat SPORC.
Sejak awal pembentukannya 4 Januari 2006, Satuan Polhut Reaksi Cepat disingkat SPORC berperan aktif dalam penanggulangan kerusakan. Sudah berbagai prestasi ditorehkan dari penanganan illegal logging, perdagangan TSL Illegal, perambahan hutan dan lain sebagainya.
Pelaksanaan HUT SPORC ke-14 tahun ini diisi paduan suara dan drum band dari Sekolah Menengah Kehutanan Makassar serta yel-yel dari anggota SPORC.
Kegiatan sendiri diisi pembacaan sambutan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya yang dibacakan Kepala Balai Gakkum Sulawesi, Dodi Kurniawan, S.Pt.,M.Si.
Dalam sambutannya, MenLHK menyampaikan bahwa, Indonesia memiliki kawasan hutan dan keanekaragaman hayati tinggi yang tidak dimiliki negara lainnya. Hal tersebut merupakan keunggulan bangsa Indonesia. Siti Nurbaya meminta semua pihak untuk turut menjaga dan merawat kawasan hutan dan keanekaragaman hayati Indonesia. “Menjaga keunggulan komparatif yang kita miliki akan meningkatkan daya saing Indonesia, ini merupakan tugas mulia kita semua,” ujar MenLHK.
MenLHK Siti Nurbaya, mengapresiasi atas kinerja baik yang dilakukan jajaran Direktorat Jenderal Penegakan Hukum LHK, KLHK. Capaian kinerja yang telah dilakukan oleh Anggota SPORC bersama POLHUT dan PPNS selama 5 tahun terakhir sangat baik. Sebanyak 441 operasi pembalakan liar dengan hasil yang bisa diamankan sebanyak 34.934,82 M3.
Kemudian, 460 operasi perambahan kawasan hutan dengan hasil luas yang bisa diamankan seluas 18.777.295 Ha. 279 operasi tumbuhan dan satwa liar dengan hasil yang bisa diamankan 226.600 ekor satwa dan 12.688 buah bagian tubuh satwa. Serta 731 kasus berhasil P-21, yang difasilitasi oleh Polri/kejaksaan sebanyak 181.








