“Kalian mungkin kehilangan sosok orang tua, tapi yakinlah, kalian tidak pernah kehilangan kasih sayang Allah. Kami hadir untuk memastikan kalian tetap tersenyum dan memiliki masa depan yang penuh harapan.”
Kehadiran perwakilan dari seluruh pelosok Rokan Hulu menunjukkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan di “Negeri Seribu Suluk” ini.
Silaturahmi ini menjadi simbol bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan spiritual dan kepedulian sosial.
Cenderamata dan “sagu hati” yang dibagikan hari itu diakui Bupati sebagai bentuk cinta dan komitmen nyata pemerintah agar para pejuang dakwah merasa dihargai dan anak-anak yatim merasa dipeluk oleh sistem.
Sebagai penutup yang manis, acara tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga siraman rohani. Sebuah ceramah agama menjadi menu penutup untuk membekali wawasan para undangan dalam mempersiapkan diri menghadapi bulan penuh ampunan yang tinggal menghitung hari.
Kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Rokan Hulu: bahwa Ramadhan bukan hanya soal menahan haus dan lapar, tapi soal mempererat tali persaudaraan dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang paling membutuhkan.***(SHI GROUP)





