liputantoday.com
Berita Aktual Independent
Foto Iklan Atas

★★ Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Shiyamana Wa Shiyamakum, Kami Segenap Jajaran Redaksi LiputanToday.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M, Mohon Maaf Lahir dan Batin ★★

Sesosok Mayat Bayi Ngapung di Aliran Sungai DAM Jember, Diduga Sang Ibu Sengaja Membuangnya

LiputanToday.com (Jember) – warga Desa Kencong dan Desa Jombang dikejutkan sosok penemuan mayat bayi perempuan yang ngapung di aliran sungai pondok waluh yang mengarah ke Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu (25/05/2019).

Pasalnya, saat mayat bayi perempuan ditemukan, kondisnya sudah membiru dan berbau, serta mengapung di aliran sungai.

Sehingga, warga dua desa yang penasaran saat mendengar kabar tersebut dari mulut ke mulut, berbondong mendatangi lokasi aliran sungai DAM Krangkengan yang mengarah ke Kecamatan Jombang.

Menurut keterangan seorang warga Bambang, salah satu saksi mata penemuan mayat bayi tersebut mengatakan jika saat penemuan dirinya bersama warga lain sedang beraktifitas di sekitar lokasi.

Namun, dirinya bersama warga yang lain dikejutkan sesosok mayat bayi yang kondisi tubuh agak membiru serta sudah sedikit berbau.

Karena warga ketakutan melihat bayi malang tersebut, lantas salah satu warga menghubungi pihak kepolisian sektor Jombang.

Pihak Mapolsek Jombang yang mendatangi lokasi kejadian langsung di bantu warga untuk mengevakuasi jasad bayi berjenis perempuan tak berdosa tersebut.

Pihak Mapolsek Jombang juga mendatangkan pihak medis Puskesmas Jombang, guna mengevakuasi bayi naas tersebut untuk dibawa ke RS Dr Soebandi Jember guna dilakukan otopsi.

Pihak Mapolsek Jombang melalui Salah satu anggota Reskrim Bripka Fandi Lora mengatakan, jika bayi yang ditemukan warga itu diperkirakan sudah 4 hari meninggal.

“Prediksi kami, bayi ini sudah meninggal empat hari lalu, sebab kondisinya sudah membiru dan berbau,” terangnya.

Menurutnya, saat ini mayat tersebut sedang diotopsi di rumah sakit, untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sebab saat ditemukan, tali pusar bayi itu masih melekat. Sehingga ada kemungkinan bayi itu dibuang oleh orang tuanya.

“Setelah mayat bayinya diotopsi, kami dari kepolisian akan melakukan Lidik untuk menemukan siapa sebenarnya yang melakukan pembuangan bayi, serta apa motofnya kok dibuang,” pungkasnya. (Diens/Inul).

★★ ingin Bergabung Di Dunia Jurnalistik, Media LiputanToday.com Membuka Peluang untuk Menjadi Kepala Biro & Wartawan Di Wilayah Seluruh Indonesia, Info Lebih Lanjut Silahkan Contact Telp/Wa : 085264665678 & Contact Email : Liputantoday.com@gmail.com Atau Redaksi@liputantoday.com ★★

Foto Iklan 970*300