“Speech ALSA E-Competition merupakan lomba speech pertama saya. Waktu saya ditunjuk sebagai salah satu perwakilan, perasaan saya campur aduk antara tersanjung dan nervous. Kesan saya tentang lombanya adalah persaingannya sangat ketat. Semua peserta terlihat sangat percaya diri bahkan dari babak awal. Yang surprise bagi saya itu, ternyata selain keterampilan public speaking, dalam speech juga diperlukan keterampilan menulis, improvisasi, dan harus bisa menarik perhatian audiens.” tutur Ratu. Ratu dalam lomba tersebut mempresentasikan “Fan Environmental Movement” pada preliminary round, the “Role of Men in Feminism” pada semifinal round, dan “Preventing Energy Crisis” pada final round. Menurut Ratu, pencapaiannya ini tidak lepas dari dukungan sekolah, para guru pembimbing, keluarga, dan doa.
“Kompetisi ‘The 24th ALSA E-Comp 2020’ merupakan ajang kompetisi bahasa Inggris yang diadakan oleh Fakultas Hukum, Universitas Indonesia, dan diikuti oleh perwakilan sekolah di berbagai wilayah Indonesia. Menjadi pemenang dari ajang tahunan bergengsi ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Alhamdulillah, salah satu siswi dari SMA Pradita Dirgantara, Ratu Putri Dewi dari kelas XA, meraih juara satu lomba pidato pada ALSA E-Comp ke-24 yang selalu diselenggarakan setiap tahunnya. Ratu memiliki semangat dan ketertarikan yang tinggi dalam belajar, salah satunya dalam Bahasa Inggris. Tidak hanya mampu berbahasa Inggris dengan baik, tetapi juga mempunyai sudut pandang yang kritis dalam melihat suatu kasus, sehingga pidato yang dipresentasikan dalam lomba ini pun menarik, sesuai dengan isu terkini, dan dapat memberikan analogi yang mudah untuk dipahami baik oleh juri maupun yang mendengarkan.” ungkap Ir. Nuryati Istiana, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Pradita Dirgantara. (red).



