“Beberapa hari ini itu ada undangan dari salah seorang mengatasnamakan kerajaan di Aceh. Mengundang para raja dan sultan untuk berkumpul di Tugu Proklamasi Jakarta, mengadakan referendum mencabut mandat Bung Karno soal Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Sultan Kasepuhan ke XIV tersebut.
Meski pertemuan tersebut mengatasnamakan Raja Se-Nusantara, namun Ketua Forum Silaturahmi Keraton Se-Nusantara tersebut hal itu merupakan tindakan merugikan pihaknya. Saat ini Arief masih memantau pertemuan tersebut dan memiliki dampak apa bagi NKRI dan Raja-raja Se-Nusantara.
“Tadi kami menerima telpon-telpon dari kerajaan-kerajaan, termasuk dari Maluku Utara, NTB, kemudian dari Sulawesi Utara, dan juga melalui WA, banyak sekali. Justru mereka bingung, atas ajakan dan undangan itu. Meminta kejelasan dari kami dan dari klarifikasi kami, dan kami jelaskan seperti tadi, tidak ada kegiatan,” pungkas Arief. (Red/Monty).
Tonton Video Berikut:
https://youtu.be/DRfMRssP_NY








