Seperti Pembukaan jalan sepanjang 1.700 meter dengan lebar 8 meter membuat akses Kampung Teluk Air Kelurahan Setotok yang menghubungkan langsung dengan Jalan Raya Trans Barelang keberadaannya sangat membantu masyarakat Kampung Teluk Air yang hampir semua warganya berprofesi sebagai nelayan, budi daya ikan dan nelayan rumput laut sebagai mata pencaharian untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Dengan adanya pembukaan dan pengecoran jalan diharapkan dapat menjadi akses utama masyarakat sebagai langkah awal dalam meningkatkan kesejahteraan khususnya dalam memasarkan hasil laut oleh nelayan.
“Dulu masyarakat pun naik ke darat ini bergolek-golek jatuh, Ibu-ibu pun terjatuh juga, semua terjatuh, jadi anak-anak pun mau pergi kesekolah tidak bisa, Alhamdulillah saat ini jalan kami sudah bagus” pungkas salah satu warga Kampung Teluk Air.
Pelaksanaan TMMD ke-112 ini juga mendapat apresiasi dengan di kunjungi secara langsung oleh ketua tim pengawas dan evaluasi (Wasev) TMMD pusat Brigjen TNI Supriyono. Beliau menyampaikan sangat bangga dan bersyukur dapat menyaksikan langsung aktivitas kemanunggalan TNI dengan masyarakat Desa Teluk Air dalam membangun desa untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. “Kita melihat saudara-saudara kita bersama masyarakat setempat, pemerintah daerah, TNI-POLRI membuat jalan tembus dari jalan raya ke lokasi ini merupakan akses yang sangat diperlukan untuk membuka wilayah ini agar semakin maju dan semakin membuat daereah ini menjadi produktif, diharapkan kegiatan fisik ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan memberikan dampak yang baik kepada masyarakat dan dampak yang positif.” ungkap Brigjen TNI Supriyono.
Kemudian beliau berharap dengan keberadaan kemanunggalan TNI ini dapat menguatkan bahwa kita sebagai bangsa Indonesia sebagai bangsa yang bangga terhadap NKRI untuk selalu mendukung pemerintah dan upaya-upaya untuk memajukan pembangunan diseluruh wilayah hingga mencapai Negara yang adil makmur dan menjadi Negara yang maju.
Pelaksanaan TMMD KE-112 Kodim 0316/Batam tidak hanya menyasar pada pekerjaan fisik saja, namun pekerjaan non fisik dengan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat, penyuluhan narkoba, protkes covid-19, sunatan massal serta adanya vaksinasi dengan cara mendatangi langsung lokasi nelayan. Menurut dandim 0316/Batam tugas TNI bukan hanya perang menjaga kedaulatan NKRI saja melainkan juga menjaga kedaulatan negera dari segala bentuk ancaman termasuk juga virus covid-19 sehingga setiap warga Negara harus dapat menjaga dan mempertahankan Negara melalui pemberian vaksinasi agar dapat melawan virus covid-19 dan lekas lepas dari pandemi yang kita hadapi hingga saat ini.
“Kami juga memiliki tugas dan tanggung jawab juga di kondisi pandemi covid-19 ini, karena kita melihat bahwa covid-19 kita anggap sebagai perang. Kita harus dibekali senjata, apa senjatanya diantaranya adalah vaksinasi. Makanya kita divaksin kemudian kita melaksanakan penyuntikan-penyuntikan di pulau-pulau terluar, didaerah-daerah terpencil, daerah-daerah pesisir pantai yang tidak tersentuh dengan harapan bahwa masyarakat akan tumbuh herd immunitynya,” terang Dandim 0316/Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan.







