“Saya berharap sumur tersebut bisa mencukupi kebutuhan air bersih untuk warga. Berharap kemarau tahun ini tidak seperti tahun lalu,” Ungkap Hantiyono.
Warga Dusun Duren Lor, Yulianto mengatakan kondisi saat ini sumur yang ada di dusunnya masih mencukupi memenuhi kebutuhan air bersih. Tahun lalu, seingatnya dalam satu bulan empat mobil tangki mengirimkan air bersih. Air tersebut bantuan dari beberapa institusi.
Selain itu, Yulianto menambahkan desa sudah membuat sumur bor baru yang dibangun 2018 menggunakan dana desa. Namun, sumur baru itu saat ini belum difungsikan, karena sumur yang lama masih mampu memasok kebutuhan air bersih. Sumur baru itu siap pakai jika kekurangan air bersih mulai melanda warga dusun. Berdasarkan pengalaman puncak kemarau terjadi di Agustus dan September.
“Hampir setiap tahun dusun kami kesulitan air bersih. Tahun lalu tidak sedikit warga menimba air di sumur yang lokasinya sekitar dua kilometer dari pemukiman,” Jelas Yulianto.








