2 Begal Tewas di Tembak Tim Cobra Ternyata Jaringan Antar Kota

4. Ahmad Baidowi (35) warga Kabupaten Blitar, berperan membantu menjualkan barang hasil kejahatan.

5. Dedi Nurdianto (25) warga Kabupaten Pasuruan berperan membantu menjualkan barang hasil kejahatan.

Dalam keterangannya AKBP DR. M. Arsal Sahban, SH, SIK, MM, MH, Komandan Cobra yang saat ini beralih tugas sebagai wakapolresta Bogor Kota mengingatkan untuk tidak main-main dengan Tim Cobra “Walaupun saya telah meninggalkan Lumajang, tapi saya yakin Tim Cobra akan terus ber-bisa dibawah kepemimpinan Kapolres yang baru. mari kita dukung kepemimpinan Kapolres yang baru dengan membantu menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing” Ujar Arsal yang telah melaksanakan serah terima jabatan di Polda Jatim sejak tanggal 21 November 2019.

“Diakhir tugas saya, tepatnya tanggal 20 november 2019 dua orang pelaku begal terpaksa kami kirim ke kamar jenazah. semoga langkah ini memberikan sinyal kepada para pelaku kejahatan untuk tidak macam-macam di Lumajang, karena kemanapun mereka pergi Tim Cobra pasti akan mengejarnya hingga ke neraka sekalipun. saya yakin, tim cobra akan terus memburu para pelaku kejahatan ada ataupun tidak ada saya. Tim yang saya ciptakan saat ini sudah sangat solid dan memilki kemampuan yang mumpuni” ujar Arsal.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran Cobra mengatakan dirinya bersama Tim Cobra akan terus mengobarkan genderang perang terhadap aksi kriminalitas di wilayah hukum Polres Lumajang “Saya tegaskan, kami tak akan main–main dalam penanganan kasus kriminalitas khususnya terhadap kasus begal di wilayah hukum Polres Lumajang. Jangan sampai anda menjadi orang selanjutnya yang kami kirim ke kamar jenazah, Genderang perang akan terus saya kobarkan untuk memburu pelaku kriminal di Lumajang” ucap Hasran yang juga sebagai katim Cobra Polres Lumajang. (Red/Fifi/Mas).