Serda arif juga menghimbau, para santri untuk antipasi paham radikalisme demi keutuh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Masih tutur Babinsa Kabil, untuk itu santriwan/santriwati yang telah dibekali ilmu agama, akhlak dan ilmu pengetahuan harus membentengi diri dari perkembangan zaman.
“Santri juga dihimbau untuk meningkatkan pembelajaran dan memdalami ilmu keagamaan yang bersumber dari Al Qur’an untuk di terapkan di kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” Tuturnya. (Red/Feb).








