LiputanToday.Com (Batam) – Danramil 03/Nongsa mewakili Dandim 0316/Batam sebagai Nara Sumber Penyuluhan ATHG bertempat di Aula Kantor Camat Batam Kota, Kecamatan Batam Kota.
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Firman Hidayat (Camat Batam Kota), Kapten Inf. HP Siregar (Danramil 03 Nongsa), Ipda Mashuri (Kanit Intelkam Polsek Batam Kota), Mewakili Badan Kesbangpol Kota Batam, Ketua FKDM Kota Batam, Lurah Se-Kecamatan Batam Kota, Sertu Santoso (Babinsa 06 Keluruhan Belian), Brigadir Sef Yulianda (Bhabinkamtibmas Keluruhan Belian) dan perwakilan Warga dari masing-masing Kelurahan. yang dilaksanakan 08.30 WIB hingga berakhir 11.30 WIB.
Dalam kata sambutannya Badan Kesbangpol Kota Batam menyampaikan, Potensi tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan di wilayah Batam kota dan Bagaimana mengantisipasi di lingkungan secara umum, daerah perkotaan itu daerah urban secara potensi banyak permasalahan yang timbul, masalah, ekonomi, sosial, budaya, politik, apabila tidak kita kelola lebih baik, maka di kota Batam akan menimbulkan pengaruh kepada ekonomi dan perpecahan di dalam bermasyarakat.
Lanjutnya menyampaikan, Ideologi adalah, kita sudah sepakat, bahwa ideologi kita adalah Pancasila, ada yang lain dasar konstitusi ya itu UUD 1945, jadi tidak boleh ada pemikiran kita sebagai anak bangsa, jangan sampai ada yang ingin merubah ideologi Pancasila, Stabilitas politik kita harusvmenjaga stabilitas politik di wilayah kita, nanti ada pemilu secara serentak, jadi kita harus menjaga, kita boleh beda pilihan,kita boleh beda pendapat, tapi kita tidak boleh memaksakan kehendak, dan saling menghormati pilihan masing-masing.
Terkait ketahanan ekonomi, dengan adanya perubahan perubahan, iklim bisa cuaca ini tidak sesuai dengan, musimnya, karena sekarang ada Akibatnya banyak petani gagal panen, makanya pemerintah, menyiapkan ketahanan dan stabilitas pangan.
Ancaman sosial sangat signifikan kurangnya memahami agama, banyak yang di iming-imingi untuk mengatasnamakan jihad, jangan mudah percaya dan terpengaruh.
Ancaman budaya dengan adanya kebebasan budaya kita semakin tergeser oleh pengaruh kemajuan teknologi untuk itu mari kita pertahankan budaya Indonesia, di Batam ini kebanyakan pendatang, dari seluruh Indonesia, kita Kesbangpol tidak ada membedakan dari masing-masing, suku ras dan agama. pungkasnya, Kamis (17/11/2022).
Ancaman pertahanan dan keamanan, kondisi aktual dan faktual nasional, bersosmed harus hati-hati, kalau dapat berita jangan mudah main share saja, karena belum tentu sesuai dengan data dan fakta, untuk itu apabila mendapat berita di medsos jangan mudah percaya kita harus bisa menyaring dan menahan diri untuk tidak mudah share berita yang kita dapat dari media sosial, karena dampaknya bisa menimbulkan pengaruh kepada masyarakat. jelasnya.







