LiputanToday.Com (Papua) – Tindakan Kelompok Separatis Bersenjata (KKB) Papua kembali menyerang warga sipil pada hari Kamis (17/9/2020) lalu, sekitar pukul 10.50 WIT di Kampung Bilogai Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Propinsi Papua, tepatnya di belakang SD YPPK Santo Misael kembali mendapat Kecaman, kali ini tidak hanya datang dari kalangan Masyarakat dan Tokoh Papua, melainkan datang dari Gabungan organisasi Aktivis yang tergabung dalam Front Gerakan Aktivis Seluruh Indonesia (FRAKSI).
Menurut Koordinator Nasional FRAKSI, Fuat Bahmit bahwa langkah KKB yang terus membuat ulah di Papua harus disikapi serius oleh Aparat Keamanan baik TNI maupun POLRI beserta Masyarakat, sebab sangat mengganggu keutuhan serta ketentaraman masyarakat Papua.
“Rakyat Papua sadar betul bahwa KKB ini hanya kepentingan segelintir kelompok tertentu yang tidak menginginkan Papua aman serta maju maka dari itu kami mendukung Masyarakat Papua untuk bahu membahu membantu TNI/Polri untuk menindak tegas kelompok KKB itu” ujar Fuat Bahmit, Rabu (30/09/2020).
Menurutnya upaya Polisi dalam hal ini Polda Papua beserta unsur TNI untuk melakukan langkah-langkah persuasif dengan masyarakat Papua agar mengantisipasi gerakan kelompok KKB itu sudahlah sangat tepat disamping melakukan upaya penegakan Hukum terhadap oknum oknum yang mau melakukan kekacauan dianggap suatu langkah cermat sehingga upaya kelompok kelompok itu bisa terlokalisir.








