LiputanToday.Com (Tanggerang) – Terkait viralnya video Momen Saat Sang Ayah Menggotong Jenazah Husen Berjalan Kaki Keluar Puskesmas, pada Jumat (23/08/2019) sekira Pukul 14.30 WIB lalu.
Dikutip dari akun Facebook Askhabul Kahfi, Senin (26/08). Setelah dapat banyak tekanan, pihak Dinas Kesehatan Kota Tanggerang akhirnya angkat suara. Mereka menegaskan penolakan tersebut bukan sekedar perkara prosedur, tapi ada juga pertimbangan kesehatan yang harus dipikirkan ke depan menyangkut calon pasien.

“Di dalam mobil ambulance banyak alat medis yang harus dalam kondisi steril. Kalau digunakan untuk jenazah, khawatir akan berdampak pada pasien yang nantinya menggunakan ambulance tersebut,” papar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dr Liza Puspadewi, seperti dilansir Poskotanews.com (24/08/2019). tertulis.
Lanjutnya, Andai saja sang paman mau bersabar, lanjut dia sebenarnya Pemkot Tanggerang punya layanan ambulan khusus untuk antar jenazah. Dan itu gratis.
“Selain ambulance, Pemkot juga telah menyediakan fasilitas mobil jenazah melalui panggilan darurat 112,” terang Liza.






