LiputanToday.Com (Banggai/Bunta) – Perusahaan Tambang Nikel PT. KFM Menanggapi pemberitaan di media beberapa waktu lalu terkait perubahan Warna Air Sungai Pongian.

Menurut mereka pihak Tambang Nikel, dua berita yang telah terbit sebelumnya di media ada kejanggalan.

Atas kejadian tersebut lanjutnya menyampaikan, Polemik selama ini adalah warna air Sungai Pongian yang ada di Hilir, Tapi kenapa gambar yang diambil sebagai dasar pemberitaan adalah gambar air Sungai yang ada di hulu.

Nazmi Ramadhan saat dihubungi via whatsapp, Kamis (20/05/2021) pagi, mengatakan, “Ini kan Hulu Sungai, di Hilir Sungai Pongian gimana ? Apakah Warna Sungai Ke Merah-merahan kah atau hanya Kuning biasa” jelasnya.

Lanjutnya mengatakan, “Volume air yang intesitasnya cukup tinggi disaat hujan deras membuat daya tampung kolam pengendapan yang sudah kita buat meluap, Karena volume limpasan air hujan meningkat”.

Disisi lain, Humas PT. KFM, Husen Boften yang dikonfirmasi via telpon menambahkan, ”Akibat curah hujan yang tinggi sementara kolam endapan yang dibuat masih kecil, maka terjadi luapan air yang mengakibatkan tanggul kolam endapan jebol, dan hari ini sudah kami perbaiki serta diperluas lagi kolamnya, selain itu dibuatkan lagi kolam endapan baru dibeberapa titik”.

Perusahan PT. KFM berharap dengan adanya perluasan kolam endapan dan penambahan kolam endapan baru dibeberapa titik bisa membendung luapan air disaat hujan deras, sehingga airnya tidak lagi keluar mencemari Sungai Pongian. harapnya. (FM).

 

Berita Terbaru