Kartika Yudha 2019 Integrasikan 5.000 Prajurit, Alutsista Baru Pertempuran

“Pun dengan satuan Ajen mempunyai peran sendiri, khususnya dalam penyiapan dukungan tenaga pengganti akibat prajurit luka dan gugur. Jadi latihan kali ini, dirasakan sangat berbeda dan menarik sekaligus untuk meyakinkan bahwa satuan TNI AD siap menjalankan tugas pokoknya,” Ujar Candra.

Secara terpisah, menurut Paban 2/Binlat Sopsad, Kolonel Inf Bangun Nawoko menyampaikan bahwa beberapa Alutsista yang diterjunkan merupakan yang terbaru dan berteknologi tinggi.

“Karena untuk menguji doktrin pertempuran, maka beberapa Alutsista yang terbaru kita terjunkan, diantaranya Anti Tank Guided Missile (ATGM) atau Rudal Anti Tank Jevelin milik satuan Infanteri, Tank Leopard dan Marder-nya Kavaleri, Roket Multi Laras Astrosnya Armed yang mampu menembak sasaran darat sejauh 85 km dan daya hancur 1 km persegi,” Jelas Bangun Nawoko.

Selanjutnya, lanjut mantan Danrem 083/Baladhika Jaya itu, Rudal Mistral Atlas milik Batalyon Arhanud -1/Kostrad yang mampu menembak sasaran udara, baik pesawat, rudal maupun peluru balistik. Keunikan dari rudal yang memiliki kecepatan sekitar 2,6 Mach (1 Mach = 1062,167 Km/Jam) ini, memiliki pengendalian menggunakan Infra Red dan penghancuran sasaran benturan langsung dengan sasaran (impact) maupun meledak pada jarak tertentu (laser proximity).

“Juga ada Caesar, Meriam Armed berkaliber 155 mm yang dapat menembak sasaran pada jarak sekitar 39 km, serta Starstreak, yaitu rudal jenis (Man Portabel Air Defense System (MANPADS) Arhanud yang mampu menembak sasaran udara dalam jarak antara 300 meter sampai tujuh kilometer,” Imbuhnya.

Untuk menembak realisme latihan, kata Bangun Nawoko, satuan Penerbad yang disertakan tidak hanya sebagai transport namun juga sebagai satuan bantuan tempur (combat transport).

“Ini penting, karena tipologi medan operasi kita, yaitu di Indonesia yang bervariasi maka bantuan tembakan dari satuan Penerbad juga sangat diperlukan, sehingga selain Helikopter Bell 412 dan Fennec, kita ikutkan MI-17 dan roket Folding Fins Air Rockets (FFAR) kaliber 70 mm ,” Pungkasnya.

Dijadwalkan pada puncak Latancab akan disaksikan secara langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.Ip, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Pangkostrad, Dankodiklatad, para Pangkotama dan Dan/Kabalakpus, serta para petinggi TNI/TNI AD, dan para Perwira Siswa Seskoad. (Red/Barat/Dispenad).