Kasus Sopir MBG Jadi Kurir Sabu Dikecam Keras Taufiq Rachman, Minta Efek Jera

LiputanToday.Com (Depok) – Kasus oknum sopir program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terlibat peredaran narkoba memicu kecaman dari Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB).

Dewan Penasehat GPIB, Taufiq Rachman, menyebut perbuatan tersebut mencederai kepercayaan publik terhadap program MBG yang menyasar pemenuhan gizi anak sekolah.

Polres Metro Depok sebelumnya mengamankan dua orang berinisial A dan D di wilayah Mampang, Pancoran Mas, Depok, serta Citayam, Kabupaten Bogor. A yang berprofesi sebagai sopir SPPG MBG ditangkap setelah pengembangan dari kasus D, seorang pedagang pecel lele.

Dari penangkapan itu polisi menemukan barang bukti sabu seberat 1,03 gram. Hasil tes urine menunjukkan A juga positif menggunakan narkoba.