LiputanToday.Com (Bunta/Banggai) – Beginilah kondisi terakhir aliran sungai Pongian yang sangat dibutuhkan masyarakat sekitar untuk kehidupan sehari-hari.

Sebelumya, masyarakat Desa Pongian yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Desa Pongian (SMDP) melakukan aksi damai di atas jembatan sungai Pongian dengan menyuarakan beberapa tuntutan untuk Pemeritahan Desa dan Pihak Perusahaan.

Lanjut, Salah satu tuntutan warga tersebut yakni menuntut pihak perusahaan PT. KFM dan Subcont PT. JAS untuk segera mengembalikan kejernihan air sungai Pongian hingga layak dikonsumsi.

Dikutip dari BanggaiRaya.id, bahwa manajemen PT. KFM membantah sejumlah tudingan atas tercemarnya sungai Pongian akibat dari aktivitas pertambangan dan menurut mereka tudingan itu tidak mendasar.

Menyikapi hal tersebut, Ibra Azqa memposting diakun facebooknya kondisi terkini sungai Pongian dengan caption dan hastag save sungai Pongian.

Selain itu, Dia juga menghubungi awak media via Whatsapp memohon untuk diberitakan kondisi terkini sungai Pongian yang dijanjikan oleh perusahaan beberapa waktu lalu tidak akan terjadi lagi perubahan warna air.

Nazmi Ramadhan, Kepala DO PT. KFM saat dikonfirmasi awak media, Minggu (25/04/2021) terkait berita yang beredar di sosmed oleh masyarakat Desa Pongian.

“Semua dalam proses penanganan, dan saat investigasi dengan aparat desa juga kami sudah jelaskan, dalam pengerjaan normalisasi area limpasan pasti ada dampak sementara karena ada galian exca yang bekerja untuk perbaikan.” jawab Nazmi. (Fadli Madihi/redaksi).

Berita Terbaru