Pekanbaru – LiputanToday.com – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai melakukan kunjungan ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dalam rangka menjajaki dan memperkuat kerja sama pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) untuk mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan, Selasa (27/10/2026). Kunjungan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mengembangkan program pembinaan yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan keterampilan warga binaan.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran Lapas Narkotika Rumbai meninjau langsung proses pengelolaan dan pemanfaatan FABA di lingkungan PLTU. FABA merupakan material sisa hasil pembakaran batu bara yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif untuk pembuatan berbagai produk konstruksi, seperti batako dan paving block, sesuai dengan standar teknis serta ketentuan lingkungan yang berlaku.
Kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai potensi pemanfaatan material tersebut dalam kegiatan pembinaan keterampilan warga binaan.
Penjajakan kerja sama ini bertujuan membuka peluang pengembangan kegiatan produktif yang dapat membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang bermanfaat. Melalui pemanfaatan FABA, diharapkan program pembinaan kemandirian di Lapas Narkotika Rumbai dapat semakin berkembang, khususnya dalam bidang produksi bahan bangunan.
Selain meningkatkan keterampilan, program ini diharapkan mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, kreativitas, dan kesiapan warga binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.






