Masril Ardi Kritik Keras Walikota: “Dana Rp10 Miliar Seharusnya untuk Rakyat, Bukan BPR Bermasalah”

“Kalau Rp10 miliar itu disalurkan lalu macet atau habis untuk biaya operasional tanpa hasil nyata, siapa yang akan menanggung kerugiannya? Ini bukan langkah bijak di tengah kondisi fiskal Pemko yang defisit ditambah lagi bank itu belum memiliki Dirut,” tambahnya.

Dengan nada tegas, Masril berharap Walikota Pekanbaru bisa lebih peka terhadap kondisi masyarakat dan keuangan daerah. Ia meminta agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada rakyat, bukan justru berpotensi menambah beban kas daerah.

“Sudah saatnya kebijakan diarahkan untuk rakyat, bukan untuk institusi yang masih diragukan kinerjanya,” tutup Masril.***(SHI GROUP)

 

Penulis : Jun

Editor   : Vinsensia